ERD (Entity Relatitionship Diagram)
ERD adalah model atau rancangan untuk membuat database yang disimpan pada sistem secara acak, supaya lebih mudah dalam menggambarkan data yang memiliki hubungan atau relasi dalam bentuk sebuah desain. Dengan adanya ER diagram, maka sistem database yang terbentuk dapat digambarkan dengan lebih terstruktur dan terlihat rapi. Model data ini juga membantu pada saat melakukan analisis dan erancangan database, karena model data ini akan menunjukkan bermacam-macam data yang dibutuhkan dan hubungan antar data.
adapun komponen ERD antaralain :
1. Entitas
ialah kumpulan objek yang dapat diidentifikasikan secara unik atau saling berbeda. Biasanya, simbol entitas adalah Persegi panjang.
2. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yakni disebut atribut dimna atribut berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Simbol atribut berbentuk lingkaran
3. Relasi
adalah hubungan antara himpunan entitas satu dan lainnya Simbolnya berbentuk belah ketupat.
Normalisasi
Merupakan salah satu cara pendekatan atau teknik yang digunakan dalam membangun desain logic database relation dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standard. Tujuan dari normalisasi ialah unutk menghasilkan struktur tabel yang normal dan baik.
Teknik normalisasi adalah supaya agar desain logik tabel-tabel berada dalam bentuk normal (normal form) yang dapat didefinisikan dengan menggunakan ketergantungan fungsi (functional dependency). Beberapa bentuk normalisasi diantaranya adalah 1NF (First Normal Form), 2NF (Second Normal Form), dan 3NF (Third Normal Form).
Ialah bentuk tidak normal yang merupakan kumpulan data yang direkam tidak ada keharusan dengan mengikutin suatu format tertentu. Pada bentuk tidak normal teredapat repeating group, sehingga pada kondisi iini data menjadi permasalahan dalam melakukan manipulasi data. (insert, update, delete) atau biasa disebut anomali. pada Unnormalize data tidak dapat dibaca oleh sistem melainkan hanya dapat dibaca oleh manusia.
| contoh bentuk UnNormalized |
Bentuk normalisasi pertama ini memiliki ciri yaitu, setiap data dibentuk file daftar atau rata (flate file). data dibentuk satu demi satu record dan nilai-nilai dari field-field berupa nilai yang tidak dapat dibagi lagi.
Dalam perancangan database relational tidak diperkenankan adalah pertial fuctional dependency ked\pada primary key, karena dapat terjadinya anomali. Tahap normalisasi kedua ini akan menormalisasikan bentuk pada 1NF. Suatu relasi memenuhi relasi kedua jika dan hanya jika relasi tersebut memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (Non Key) bergantung secara fungsional terhadap kunci utama (Primary Key).
Normalisasi ketiga (3NF), suatu relasi memenuhi normal ketiga jkika dan hanya jika relasi tersebut memenuhi bentuk normal kedua dan setiap atribut bukan kunci (non key) tidak memppunyai transitive functional dependency kepada kunci utama (primary key).relasi haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua atribut bukan kunci utama tidak punya hubungan transitif, Artinya setiap atribut bukan kunci harus bergantung hanya pada primary key secra keseluruhan, dan bentuk normalisasi ketiga sudqah dapat tabel yang optimal.
Microsoft Access
- Pertama, masuk ke aplikasi Ms Access kemudian pilih blank database .
- Pilih table design pada menu create
- Untuk mengatur nama tabel, klik kanan pada tag tabel dan pilih design view lalu ubahlah nama tabel sesuai yang diinginkan.
- Isilah nama feild (Field Name) yang diinginkan dan tidak lupa mengatur tipe data (Data Type) berdasarkan fieldnya.
- Dibawah tabel terdapat menu Field Properties untuk mengatur field size, format, caption, default value,dll. aturlah jumlah field size sessuai yang diinginkan.
- Kemudian, buatlah beberapa tabel lagi sesuai yang diinginkan. Untuk tabel yang saling berelasi pastikan nama dan field sizenya sama.
- Setelah membuat tabel, pilih query design pada menu create.
- Drag/seret tabel pada menu add tabel ke dalam lembar query.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar